Kisah menyedihkan ini bermula ketika Sunggu, anak monyet kecil yang masih sangat rapuh, sedang bermain di tepi kolam bersama kelompoknya. Tidak ada yang menyangka bahwa dalam hitungan detik, keceriaan itu berubah menjadi tragedi yang menegangkan. Tanpa sengaja, Sunggu terpeleset dari batu licin dan jatuh ke dalam air yang cukup dalam untuk membuatnya panik. Tubuh kecilnya langsung tenggelam, berusaha keras menggapai permukaan sambil mengeluarkan suara lemah penuh ketakutan.

Momen itu membuat seluruh penghuni area terdiam. Beberapa monyet dewasa terlihat kebingungan, sementara yang lain mulai mendekat dengan ragu-ragu. Bagi anak monyet sekecil Sunggu, air bisa menjadi ancaman besar karena ia belum sepenuhnya menguasai kemampuan berenang. Gerakan tangannya yang kacau, kepalanya yang muncul dan tenggelam, serta napasnya yang tersengal-sengal menunjukkan betapa ia berjuang untuk tetap hidup.
Sementara itu, sang ibu berdiri di tepi air dengan panik. Ia berusaha mendekat tetapi tampak ketakutan dan ragu untuk melompat. Situasi ini menggambarkan brutalnya realitas kehidupan primata: bahkan seorang ibu pun terkadang tidak tahu bagaimana harus bertindak ketika bahaya datang begitu cepat. Kepanikan dan kebingungan tampak jelas di wajahnya.
Beberapa anggota tim pengawas yang berada di dekat lokasi segera mengambil tindakan. Mereka tidak ingin mengganggu perilaku alami para monyet, tetapi keselamatan Sunggu menjadi prioritas utama. Dengan langkah hati-hati dan tidak membuat monyet lain terkejut, mereka bergerak mendekat untuk memastikan Sunggu tidak tenggelam lebih dalam. Upaya penyelamatan dilakukan dengan perlahan agar tidak menciptakan kekacauan di kelompok monyet.
Akhirnya, setelah perjuangan yang tampak seperti waktu yang sangat panjang, Sunggu berhasil diangkat dan dibawa ke tepi. Ia menggigil, kelelahan, tetapi selamat. Sang ibu langsung mendekatinya dan mencoba menghangatkannya, meskipun masih terlihat kebingungan dan syok. Momen ini begitu menyentuh hati, mengingatkan kita bahwa kehidupan hewan liar penuh dengan risiko, ketidakpastian, dan kisah perjuangan.